Wednesday, June 11, 2014

Tips Agar Produk Kita Selalu Diburu Pembeli

www:ayokitaberniaga.blogspot.com
Siapa sih yang nggak ingin produk daganganya selalu diburu orang dan selalu laris manis.Meskipun diluaran banyak produk yang sejenis. Atau mungkin dengan harga yang lebih murah sekalipun. Seolah-olah produk dagangan kita mengandung magnet, begitu kita launching para calon pembeli langsung datang menyemut.
Karena sudah dipastikan kalau produk kita menjadi buruan costumer, maka dengan otomatis keuntungan kita pun akan semakin meningkat, karena semakin cepat perputaran produk yang kita.

Pada Posting kali ini akan saya bahas tentang beberapa tips agar dagangan kita menjadi buruan pembeli dan selalu laris manis.

A. Barang Yang Bagus.
Para calon pembeli sekarang semakin cerdas, karena lebih mementingkan  kwalitas. Harga berapapun sekarang sudah tidak menjadi masalah, asalkan barang yang dibutuhkanya betul-betul berkelas. Bahkan jarak yang jauh sekalipun akan ditempuhnya untuk mendapatkan sebuah produk yang berkwalitas.

B. Promosi Yang Bagus.
Barang yang berkwalitas dan bagus takkan ada artinya sama sekali, apabila tidak kita imbangi dengan sebuah promo yang bagus. Bagaimana calon pembeli akan tahu kalau promosi kita tidak bagus dan media yang kita pakai tidak tepat sasaran. Tentu akan menjadi hal yang lucu bukan jika kita promosi sebuah pupuk tanaman  di majalah BOBO.

C. Tempat Yang Bagus.
Tempat yang strategis  akan sangat berpengaruh  untuk mempermudah calon pembeli menemukan tempat usaha kita. Selain tempat yang stategis, kenyamanan tempat menjadi suatu hal yang akan menjadi salah satu  faktor penenetu untuk terjadinya sebuah transaksi. Maka agar produk kita selalu menjadi magnet bagi pembeli, kita  harus sebisa mungkin menata tempat usaha kita agar nyaman  bagi pembeli.

D. Pelayanan Yang Bagus.
Pelayanan menjadi penentu akhir untuk terjadinya sebuah transaksi. Meski kita memiliki produk bagus, promosi yang bagus, dan tempat yang bagus pula, namun jika kita memperlakukan calon pembeli dengan sesuka hati, maka calon pembeli yang pada awalnya tertarik dan hendak melakukan transaksi, bisa-bisa mengurungkan niatnya lantaran pelayanan kita yang rendah. Dan bisa jadi citra kita pun akan menurun yang selanjutnya akan berpengaruh kepada calon pembeli lain yang akan mengurungkan niatnya untuk bertransaksi.
Akan menjadi berbeda jika pelayanan kita tulus dan ramah, meski ada calon pembeli yang pada awalnya hanya untuk lihat-lihat, akan berubah menjadi sebuah transaksi. Tentunya kita tak perlu khawatir jika kita selalu memberikan pelayanan yang terbaik, kepada setiap calon pembeli yang datang, maka akan dapat meningkatkan citra yang baik pula kepada calon pembeli lain untuk bertransaksi.

Tunggulah keajaiban yang akan terjadi dengan produk dagangan kita, jika kita mengaplikasikan seluruh tips diatas secara satu-kesatuan. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan dapat meningkatkan penjualan kita. Dan nantikan posting berikutnya. Selamat berbisnis dengan selalu mengutamakan kejujuran dan keuletan. Karena Tuhan tidak akan merubah suatu kaum selama bukan kaum itu sendiri yang merubahnya.


Sunday, June 8, 2014

Memulai Bisnis Tanpa Modal (part 2)

Memang benar adanya   sebuah ungkapan bahwa "Kejujuran dan kepercayaan adalah mata uang yang dapat kita gunakan dimanapun dan kapanpun". Bahkan ke dua hal tersebut tak perlu buku tabungan ataupun ATM.

Seperti yang pernah saya sampaikan pada posting artikel sebelumnya, saya bermaksud untuk berbagi sedikit pengalaman dalam perjalanan hidup saya, sehubungan dengan bisnis yang pernah saya rintis tanpa menggunakan modal. Dalam sebuah usaha, menjadi sebuah kewajaran jika kita mengalami keuntungan ataupun kerugian.Yang kebetulan waktu itu saya mengalami sebuah keadaan yang betul-betul devisit. Meski demikian karena  saya memiliki sebuah niat yang bulat untuk berkembang, maka saya berusaha semaksimal mungkin untuk terus menekuni bisnis, yang  memang sudah menjadi hobby saya sejak di usia remaja.

Saya masih ingat betul kejadian waktu itu, ketika musim kenaikan sekolah seperti sekarang ini di kisaran bulan juni awal. Sebuah usaha sampingan di bidang penjualan sandal dan sepatu yang pernah saya jalankan, tiba-tiba harus terpuruk dan devisit. Padahal disaat bulan juni - juli adalah sebuah moment yang tepat disaat anak sekolah membutuhkan sepatu. Sebuah kerugian jika saya tidak dapat memanfaatkan moment itu. Dapat kita perhitungkan dalam satu RT ada berapa anak sekolah yang membutuhkan sepatu. Tentunya jika kita kalkukasikan dengan keuntungan akan kita bayangkan sebuah angka yang lumayan. Melihat kenyataan seperti ini saya merasa harus segera bergerak agar keuntungan yang sudah didepan mata tidak menguap begitu saja.

Segala daya dan upaya telah saya tempuh untuk mendapatkan modal kembali, agar keuntungan tidak menguap begitu saja. Tanpa sengaja saya dikenalkan salah satu rekan kepada distributor sepatu. Dan dari pertemuan itu saya semakin memiliki greget untuk menangkap peluang  di depan mata ini, karena saya mendapat harga yang lebih murah, dari sebelumnya.

Sesaat pertemuan itu, saya berpikir semakin  keras bagaimana caranya agar  saya segera  bisa belanja produk sepatu yang dimaksud. Akhirnya saya memutuskan untuk menggadaikan ponsel saya satu-satunya, yang biasa saya gunakan untuk komunikasi dan menerima pesanan sandal dan sepatu. Singkat cerita saya beranikan diri  untuk menggambil beberapa produk sepatu dari distributor yang baru saya kenal itu, dengan jaminan hp yang saya miliki. Tanpa disangka ternyata sang distributor mengabulkan permintaan saya, bahkan sang distributor tidak mau membawa ponsel saya sebagai jaminan. Yang pada akhirnya disepakati saya membawa sejumlah sepatu yang nilai rupiahnya hampir 3x lipat dari harga ponsel yang saya gunakan sebagai jaminan. Padahal kami baru saja saling mengenal. Subhanallah..sebuah pertolongan dari TUHAN yang tak pernah terpikirkan oleh saya sebelumnya. Sehingga usaha sampingan saya dapat kembali berjalan tanpa harus dengan mengeluarkan modal.

Semoga dengan sedikit cerita pengalaman hidup yang pernah saya alami ini dapat memberikan inspirasi kepada para sahabat semua untuk tetap semangat tanpa kenal lelah. Segala cobaan dan rintangan dalam kehidupan dijadikan sebagai suplemen kehidupan untuk menjadi lebih  besar. Tetap berpegang teguh pada kejujuran dan kepercayaan dalam merintis sebuah usaha.


 



Wednesday, June 4, 2014

Memulai Bisnis Tanpa Modal.

Memulai Usaha Tanpa Modal Serupiah Sekalipun
Hampir setiap orang berpendapat bahwa untuk memulai suatu bisnis harus memiliki cukup modal atau bahkan harus memiliki modal yang lumayan besar. Padahal sebenarnya pendapat seperti  itu, tidak selamanya betul adanya. Dengan adanya pendapat yang salah seperti itulah yang pada akhirnya hanya akan menjadi penghambat  untuk berkembang. Karena sebenarnya kita bisa saja memulai suatu bisnis tanpa harus mengeluarkan modal sepeserpun.

Masih ada hal yang lebih penting yang harus  kita persiapkan selain modal uang, yang tentunya hal ini lebih murah dan lebih mudah. Karena Tuhan telah menitipkan hal ini kepada seluruh umat  manusia di bumi ini, tanpa memandang dari mana kita, bagaimana kita, miskin atau kayakah kita.  Apa itu..? modal niat.

Dengan modal niat yang kuat, akan melebihi nilai modal uang yang jumlahnya milyaran rupiah. Untuk apa kita memiliki modal milyaran rupiah, jika tak ada sebiji sawi pun niat untuk maju dan berkembang menjadi lebih besar lagi. Tentunya kita masih ingat dengan kutipan hadist sebagai berikut ;"Sesungguhnya amal ibadah itu tergantung dari niat". Bisa kita jabarkan sebagai berikut :  Jika niat kita yang bulat kita ibaratkan dengan sebuag roda yang bulat sempurna, maka akan lebih mudah untuk menggelinding kemanapun tujuan kita. Semua halangan dan cobaan pasti akan lebih mudah kita lalui disetiap episodenya. Meskipun itu jalan berlubang, tanjakan, atau bahkan gunung sekalipun akan lebih mudah kita lalui karena niat kita telah berbentuk bulat seperti roda.


Tentu akan menjadi berbeda jika niat kita tidak bulat lagi, tapi hanya  persegi atau mungkin hanya segitiga.
Bisa-bisa kita hanya berhenti setelah berjalan beberapa meter saja, karena terhenti di jalan berlubang atau berbatu. Jangankan kita akan menjangkau tujuan yang jauh atau gunung nan tinggi. Untuk menaiki tanjakan yang tinggi  saja kita harus menghabiskan energi yang begitu besar.

Dalam memulai sebuah usaha, sudah dapat dipastikan akan kita temui suatu cobaan. karena sesungguhnya cobaan itu untuk membesarkan kita. Maka jika niat kita tidak betul-betul bulat, kita tidak akan bisa melalui setiap episode dalam merintis usaha yang baru seumur jagung.

Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan modal niat menjadi hal yang lebih utama dari pada hanya sekedar modal uang. Secara pribadi saya mempunyai pengalaman memulai sebuah usaha tanpa modal serupiah sedikitpun. Nantikan tulisan saya berikutnya, ketika sayamemulai sebuah usaha tanpa modal uang sepeserpun.
Semoga dengan tulisan ini dapat menginspirasi para sahabat semua untuk tetap semangat memulai sebuah usaha.

Tuesday, June 3, 2014

Tips Untuk Memulai Bisnis

http // www.ayokitaberniaga.blogspot.com
Belakangan ini semakin banyak saja orang yang menggeluti dunia  bisnis. Dan bahkan kini telah menjadi tren tersendiri, seiring dengan perkembangan Internet yang semakin  memudahkan seseorang untuk berbisnis secara online. Bahkan bisnis kini tidak hanya dilakukan oleh para profesional saja. Bisnis kini banyak  digeluti oleh para pelajar, mahasiswa, karyawan atau ibu rumah tangga sekalipun. Omong-omong penghasilanya pun boleh dikatakan lebih dari cukup kalau itu hanya sekedar sebagai bisnis sampingan.. Syukur-syukur kita tekuni all out, maka bukanlah hal yang mustahil lagi jika akan kita dapatkan income yang lebih besar lagi.

Namun terkadang kita merasa kebingungan dalam memulai sebuah bisnis, bukanya untung yang kita dapat, tapi malah bisa-bisa hanya kerugian yang kita temui, kalau ternyata langkah yang kita ambil kurang tepat dalam merintis sebuah bisnis baru.

Tapi bukan berarti karena ketakutan kita terus mengurungkan niat untuk berbisnis. Selama kita bisa berkomunikasi dengan baik, sudah tentu kita bisa menjalankan sebuah bisnis. Karena inti dari bisnis itu adalah komunikasi. Jadi untuk menjadi seorang pebisnis yang ulung tidaklah harus terlahir dari keluarga pebisnis pula.

Terus  apa sih yang perlu kita persiapkan sebelum kita mulai bisnis? Apa harus kita sekolah bisnis dulu? Atau kita harus punya modal yang banyak...?.."Enggak Perlu"..Karena kita masih tetap bisa berbisnis tanpa harus sekolah bisnis dan bermodal besar.

Dalam berbisnis kita harus perhatikan tiga hal di bawah ini:
1. Ada pasar atau sekelompok orang yang membutuhkan barang.
2. Ada barang yang mau dijual.
3. Kita tahu dari mana barang itu dapat kita beli
Berarti pada intinya ada yang produksi, ada barangnya dan ada yang beli.